Kajian Tafsir QS. al-Baqarah/2: Ayat 25*

 📚 *TAFSIR AL QUR’AN EPS. 13

📖 *QS. al-Baqarah/2: Ayat 25*

🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩



*Yth. Bapak/Ibu yang di Rahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala,


_Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh_


     Alhamdulillah,  Allah masih  memberi nikmat sehat, iman dan Islam pada kita semua. Semoga kita semua selalu dipersatukan Allah hingga jannah-Nya nanti. Aamiin... 🤲


Monggo kita mulai membaca Tafsir Al-Baqarah dan sekarang kita mulai dari Episode 13 😊 



🌺📚 *BALASAN BAGI ORANG-ORANG YANG BERIMAN*


وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِن ثَمَرَةٍ رِّزْقًا ۙ قَالُوا هَٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِن قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ  [البقرة : 25]


*TERJEMAH*

_(25) Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka berkata, ”Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu.” Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya._


*KOSAKATA:* _Jannah_ جَنَّاتٍ (al-Baqarah/2: 25)

     Kata _jannah_ berakar dari _janna_, sinonim kata _satara (menutupi)_, dan bentuk jamaknya adalah _jinan_. Kata _jannah_ menurut bahasa berarti kebun yang terdapat pohon-pohon yang lebat di dalamnya, sehingga  orang yang ada di dalamnya tidak bisa terlihat karena tertutup oleh pepohonan. _Jin_ dinamakan demikian karena ia tertutup dari pandangan manusia. _Mijann_ yang artinya tameng karena ia menutupi orang yang memakainya dari serangan musuh. _Janan_ yang artinya hati, karena tertutup oleh rongga dada. _Junun_ artinya gila karena akalnya tertutup. Di dalam Al-Qur′an terdapat kata jannah yang menunjukkan arti kebun. Di antaranya adalah surah al-Baqarah/2:265. Tetapi, mayoritas kata _jannah_ menunjuk arti surga abadi yang menjadi balasan bagi orang-orang mukmin yang beramal saleh. Dalam ayat ini Allah memberi kabar gembira kepada orang yang beriman dan beramal saleh berupa surga, _jannah_ yang dialiri sungai.

     Ulama berbeda pendapat mengenai surga yang ditempati Nabi Adam. Pendapat pertama mengatakan bahwa surga yang ditempati Nabi Adam adalah surga abadi yang ada di langit. Pendapat kedua mengatakan bahwa surga dimaksud berada di bumi. Kata yang digunakan Allah saat mengeluarkan Adam dari surga adalah _ihbitu_ yang berarti “turunlah”. Pendapat pertama berargumen bahwa perintah turun dimaksud adalah turun dari langit. Karenanya, surga yang ditempati Adam adalah surga abadi yang ada di langit. Sedangkan pendapat kedua berpegang pada surah al-Baqarah/2: 61 di mana kata _ihbitu_  menunjukkan perintah turun dari taman yang indah ke suatu tempat lain di bumi. Dengan demikian, surga yang ditempati Adam menurut pendapat kedua berada di bumi pada dataran tinggi.

Wallahu a‘lam.


*MUNASABAH*

     Ayat yang lalu menerangkan ancaman Allah kepada orang-orang kafir, yang mengingkari kebenaran Al-Qur′an yaitu azab di dunia dan di akhirat. Maka pada ayat ini Allah menyebutkan janji-janji-Nya kepada orang-orang yang beriman dan berbuat baik.


🌸📖 *TAFSIR*

     (25) Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam agar menyampaikan “berita gembira” kepada orang-orang yang beriman. Sifat- sifat berita gembira itu ialah berita yang dapat menimbulkan kegembiraan dalam arti yang sebenarnya bagi orang-orang yang menerima atau mendengar berita itu. “Berita gembira” hanya ditujukan kepada mereka yang bekerja dan berusaha dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tujuan yang digariskan oleh agama. Karena itulah Allah menyuruh Nabi Muhammad menyampaikan berita gembira itu kepada mereka yang beriman dan berbuat baik.

     Iman yang dihargai Allah adalah iman yang hidup, yakni iman yang dibuktikan dengan amal kebajikan. Sebaliknya, Allah tidak menghargai amal apabila tidak berdasarkan iman yang benar.

     “Amal” (perbuatan) ialah mewujudkan suatu perbuatan atau pekerjaan, baik berupa perkataan, perbuatan atau pun ikrar hati, tetapi yang biasa dipahami dari perkataan “amal” ialah perbuatan anggota badan. Amal baik mewujudkan perbuatan yang baik seperti yang telah ditentukan oleh agama.

     Pada ayat di atas Allah Subhanahu Wa Ta’ala  menyebut perkataan “beriman” dan “berbuat baik”, karena “berbuat baik” itu adalah hasil daripada “iman”. Pada ayat di atas ini juga disebut balasan yang akan diterima oleh orang-orang yang beriman, yaitu surga dengan segala kenikmatan yang terdapat di dalamnya.

    B“Surga” menurut bahasa berarti “taman” yang indah dengan tanam-tanaman yang beraneka warna, menarik hati orang yang memandangnya. Yang dimaksud dengan “surga” di sini tempat yang disediakan bagi orang yang beriman di akhirat nanti.

     Surga termasuk alam gaib, tidak diketahui hakikatnya oleh manusia, hanya Allah saja yang mengetahuinya. Yang perlu dipercaya adalah bahwa surga merupakan tempat yang penuh kenikmatan jasmani dan rohani yang disediakan bagi orang yang beriman. Bentuk kenikmatan itu tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan duniawi.


*KESIMPULAN*

     Ayat ini memberi kabar gembira kepada orang yang beriman dan beramal saleh, bahwa bagi mereka di akhirat disediakan surga dengan segala kenikmatannya.


_InsyaaAllah besuk di lanjutkan ke al-Baqarah/2: ayat 26 s/d 27 tentang_ *”PERUMPAMAAN DALAM AL-QUR′AN DAN HIKMAHNYA”*


‎والله أعلم… وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم



📝✍ *Dinukil oleh: _Alfaqir ilallah Mangesti Waluyo Sedjati_*


📚 *REFERENSI :* 

1. Al-Qur’an Dan Tafsirnya (Edisi  

       yang Disempurnakan) Juz 01,

      Departemen Agama RI, 

      diterbitkan oleh: Penerbit Lentera 

      Abadi, Jakarta, Dicetak oleh: 

      Percetakan Ikrar Mandiriabadi, 

      Jakarta, 2010

2. 📚📖 Aplikasi Quran Word by Word

——

*_#Pastikan Patuhi Protokol Kesehatan_*


•┈•┈•┈•┈•┈•┈••○❁🌻💠🌻❁○••┈•┈•┈•┈•┈•┈•


🕌 *KAJIAN ISLAM & MAJELIS ILMU “BAITUL IZZAH” SIDOARJO*

*_“Mentradisikan hidup berdasarkan Al Qur'an dan As-Sunnah”_*

📡 Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.

Jazakumullahu khoiron.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pergantian yang pasti menanti

KEMBALI KE FITRAH PENDIDIKAN: AKAR PERENIAL PEDAGOGI KASIH SAYANG YANG TAK TERGANTIKAN

Menemani murid mengaji