Gula itu manis tapi mematikan

 Assalamualaikuum wr wb.

Alhamdulillahirrobbil alamin

Solatu wa salamu ala azrofil ila mursalin sayyidina muhammadin wa ali wa sohabat wa tabiittabiin ajmain

Saudaraku sebangsa dan setanah air yang dirahmati Allah Swt.

Hari berhari bergulir tanpa terasa. Siang malam pun berganti tanpa terencana. Karena hanya Allah Swt lah yan maha pengatur segalanya , pengatur seluruh mahluk di alam semesta.

Maka hanya kepadaNya lah kita memohon perlindungan dan hanya kepadaNya lah kita memohon bantuan .

Saudara saudaraku yan dirahmati Allah

Sependek penetahuan saya, di akhir akhir ini saya menyaksikan. Betapa antusiasnya saudara saudara muda mudi kita untuk keluar rumah menjelang maghrib atau buka puasa. Sangking  antusiasnya sampai sampai  berjubel dan memacetkan jalanan.

Masyaallah. Mereka dapat menikmati suasana keramaian dan juga mungkin untuk mendapat sedikit dari apa yan mereka butuhkan. Istilah terkininya "ngabuburit".

Sepintas kita saksikan hal tersebut adalah rahmat bagi saudara kita yang mencoba mengais rezeki dibulan yang mulia ini.

Ia, tidak dapat dipungkiribanyak menjamur pedagang pedagang dadakan yang berjejer di tepi jalan bahkan dikampung kampung. 

Dan itu sangat berdampak positif untuk pertumbuhan ekonomi keluarga. Dan semoga mereka mendapat rejeki yang banyak, melimpah dan.barokah . Aamiin.

Saudara saudaraku

Mohon akan tetapi maaf, pemandangan tersebut sedikit berubah saat menjelang adzan Ishak. Selapas sholat Ishak yang mana biasanya dilanjutkan atau disambung dengan sholat traweh. Jalanan mendadak senyap, sepi, lengang. Dalam hati bersyukur karena sudah bisa melewati jalanan dengan nyaman dan lancar. 

Namun muncul pertanyaan kemana saudara saudara kita ini , kemana muda mudi ini yang tadinya berdubel dijalanan berada.

Semoga mereka berada di masjid masjid atau mushollah mushollah untuk memenuhi panggilan Illah Nya.aamiin.

Saudaraku yang dicintai Allah

Ternyata di masjid masjid dan mushollah barisan jamaah atau shof sholatnya semakin berkurang. Dan bahkan jumlah muda mudinya dan anak anak sudah hampir menghilang.

Ia. Muda mudi yang tadinya "ngabuburit" yang jumlahnya banyak tadi di jalan jalan . Ternyata tidak diketemukan di masjid atau mushollah.

Kemana mereka.  dimana mereka.

Saudara saudaraku rahimmakullah

Memang untuk menggapai hasrat duniawi itu berat tetapi masyaallah orang bisa mati matian untuk manggapainya. 

Dan sebaliknya untuk menggapai hasrat ridho Illahi itu sangatlah mudah tetapi manusia sangat sulit menggapainya.

Seorang pemuda sangat teramat bangga bila sudah meninjakkan kakinya di puncak gunung. Seorang pemuda akan begitu bahagia disaat mampu melihat eksotiknya panorama alam. Meskipun ia harus capek capek dan mengeluarkan banyak uang untuk mengapainya.

Saudaraku , di sepertiga pertengahan bulan Ramadhan ini mari kita kembali menata niat kita, membulatkan lagi tekatkita. Untuk mengisi hari hari dibulan yang mulia ini dengan meningkaatkan volume ibadah kita, meningkatkan amalan amalam sholeh kita untuk mendekatkan diri kepad Allah.

Setan memang sudah dibelenggu, akan tetapi kembali bada semangat dan motivasi kita sendiri untuk mengisi hari hari dibulan suci ini. 

Mari saudaraku. 

Mari muda mudi Islam

Mari adik adik ku anak anakku.

Kita isi dan kita ramaikan masjid masjid dan mushollah dengan ibadah.

Mari kita tingkatkkan ketakwaan kita kepada Allah Swt.

Kehadiran anda di rumah Allah adalah harapan besar bangsa ini untuk tetap mendapat rahmat dan perlindungan Allah Swt. Kehadiran anak anak, adik adik adalah secercah cahaya Rahman dan Rahimnya Allah untuk bangsa dan negara ini.

Pemuda adalah harapan bangsa .

Pemuda adalah masa depan bangsa 

Maka pemuda pemudi khususnya yang beragama Islam , CINTAILAH MASJID , cintailah mushollah mushollah. Datangilah mereka sholatlah disana, ngajilah disana, bergurulah dengan orang alim disana. Jadikan cintamu sebagai rujukan atau titik awal pandangan tuk menggapai cita cita dan mengisi serta membangun bangsa dan negara ini.

Untuk adik adik mahasiswa yang mengadakan aksi tanggal 11 kemarin dan adik adikku mahasiswa jember yang menadakan aksi sekarang tgl 12. 

Selamat berjuang , selamat menyuarakan aspirasi rakyat yang sekarang sedang banyak mengalami kesulitan ekonomi. Perjuangan kalian adalah ihtiar untuk bangsa dan negara ini lebih baik. Dan tentunya jaga sholatnya.


Saudara saudaraku yan dirahmati Allah

Kemalasan untuk datang kemasjid itu mudah dan menyenangkan. Yang mana dengan tidak sholat kita bisa enak main bola, enak nonton hp tanpa batas.

Akan tetapi ingatlah.

Kemalasan itu seperti "Gula"  manis kita rasakan enak kita rasakan tapi apabila kebanyakan atau terlalu sering akan menjadikan penyakit yang beragam dan mematikan.

Ketaatan dalam beribadah, datang ke masjid Untuk Sholat , majelis taklim , giat sosial. Itu memang berat dan pahit tapi yakin lah dibalik itu semua , menyimpan berlaksa laksa kenikmatan , didunia maupun akhirat.

Sesuai dengan semangat dari firman Allah dalam.Al Quran surat Al Insyiro. Dibalik bemudahan ada keburukan dibalik kesulitan ada kabaikan.

Alhamdulillahirobbil alamiin

Shodakallahuladim

Semoga Allah selalu memaafkan dosa dan kesalahan kita

Semoga Allah selalu menunjukkan yang baik itu baik dan yang batil itu batil.

Wassalamualaikuum wr wb


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pergantian yang pasti menanti

KEMBALI KE FITRAH PENDIDIKAN: AKAR PERENIAL PEDAGOGI KASIH SAYANG YANG TAK TERGANTIKAN

Menemani murid mengaji