Bercerita untuk masa depan
Assalamualaikuum wr wb
Alhamdulillahirobbil alamin sholatu wasalamu ala sayidina muhammadin nabiya wa rosula.
Negara didirikan karena hasrat mensejahterakan rakyat, mengamankan rakyat dan melindungi rakyat. Para pendiri bangsa sudah merumuskan serangkaian perangkat tata kelola untuk menggapai cita cita tersebut.
Di negara kita tercinta ini. Cita cita atau tujuan bangsa dituangkan dalam sebuah rangkaian kalimat yang begitu heroik dan menjadi penyemangat jiwa setiap anak bangsa yang membacanya. Untaian kalimat tersebut menjadi dasar langkah negera kita ini guna menyongsong masa depannya. Dimana itu , ia semua itu tertuang didalam pembukaan UUD 1945.
Perjalanan bangsa Indonesia lah yang membawa bangsa ini begitu religius, begitu damai, begitu rukun, saling menerima, dan saling mengutamakan kepentingan bersama. Perjalanan yang sangat penuh dengan perjuangan dan pengorbanan, ownuh dengan lika liku kehidupan dan di warnai dengan berbagai warna peradaban.
Masyaallah
Salah satu tujuan negara ini adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka dari itu untuk mewujudkannya dibangunlah banyak sekolah sekolah mulai dari tingkat dasar sampai tingkat perguruan tinggi. Dan pembangunannya juga sudah menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.
Perkembangan pendidikan begitu masiv di nusantara bahkan pendidikan non formal pun mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Hal itu semua tidak lain hanya untuk mencetak generasi penerus bangsa yang handal dan produktif guna mengisi dan memajukan bangsa Indonesia yang kita cintai ini.
Pendidikan formal maupun non formal banyak memberikan andil besar dalam pembangunan bangsa. Akan tetapi kedua wadah pendidikan tersebut akan benar benar bisa menghasilkan output yang sempurna apabila ditopang oleh pendidikan yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia.
Pendidikan yang mendasar itu adalah pendidikan keluarga. Pendidikan ini adalah dasar dari semua pendidikan. Karena sebelum anak bangsa masuk ke sekolah sekolah mereka akan di bina dahulu di lembaga keluarga, mereka diajarkan tentang berbicara, berprilaku, bersikap, tanggung jawab. Dan pembangunan mental dan spiritual itu sangat optimal dimasa anak usia 0-7 tahun.
Pendidikan dalam keluargamemiliki banyak sekali fariasi metoda yang diterapkan oleh kepala keluarga. Dan dalam metode yang samapun karena keadaan dan pendidik(orang tua) yang berbeda , juga sangat mempengaruhi hasil dari pendidikannya.
Maka dari itu maka orang tua harus pandai pandai memilih metode cara mendidik anak anaknya. Kesuwaian metode, keadaan, dan lingkungan menjadi variadel penentu dalam menentukannya.
Dalam Islam sendiri ada beberapa contoh metode yang bisa diterapkan dan termaktub dalam Al Quran. Kisah keluarga Luqman dan kisah keluarga Imron adalah salah satunya.
Metode berkisah atau bercerita merupakan metode yang sangat ampuh diterapkan kepada anak anak usia dini. Mengajarkan budi pekerti, ketaatan, kesopanan, kesusilaan dst. Sangatlah mudah diterima oleh anak anak. Apabila dikemas dalam sebuah kisah.
Proses penanaman karakter dengan dongeng atau berkisah ini terkadang bisa diulang sampai beberapa kali tanpa membuat anak anak bosan. Karena dengan berkisah atau cerita mereka akan terbawa alur cerita sehingga mereka juga merasakan kondisi dalam alur cerita.
Mari kita mencoba menggunakan metode mendidik anak anak kita dirumah dengan metode berkisah/ bercerita. Dan kita harus selektif betul dalam memilik kisah yang akan di ceritakan kepada anak anak kita. Supaya penentukan karakter dan persiapan pembangunan insan yang sempurna dimasa mendatang, bisa benar benar tepat dan benar.
Kisah kisah tentang 25 nabi dan rosul tentunya adalah kisah yang sangat baik dan penting untuk disampaikan, kisah tentang para sahabat rosul , kisah tentang ulama ulama mahsyur adalah materi yang baik.
Kisah keheroikan pemimpin pemimpin Islam dimasa lampau juga pasti sangat baik disampaikan.
Dan kisah keluarga Luqman dan Keluarga Imron tentunya. Adalah kisah yang sangat baik untuk di kisahkan ke anak anak karena dalam kisah kehidupannya yang sampai sampai diabadikan dalam di Al Quran.
Kisah kisah yang membawa ke tindakan kriminal atau hal yang buruk untuk tumbuh kembang karakter anak didemikian rupa untuk dihindari dan tidak dipakai.
Atau kita modifikasi sehingga hal yang buruk dari kisah tersebut bisa berganti menjadi hal yang positif.
Misal kisah kancil mencuri ketimun , kita modif dan kita tekankan kehal positif dan meminimalisir penerimaan hikmah dari kisah cerita yang keliru.
Metoda bercerita juga perlu mendapat dukungan dari doa dan penyontohan prilaku dari orang tua.
Semoga kita mendapatkan hikmah dari materi matode pendidik anak ini. Sehingga menjadi ilmu yang manfaat dan barokah.
Semoga Allah Swt senantiasa melindungi dan menjaga kita dari balak, oenyakit dan musibah.
Dan semoga Allah selalu menuntun kita ke jalan kebenaran.aamiin
Akhirukalam
Wassalamualaikum er wb
Komentar